Sabtu, 03 Mei 2014

NyaMpresss....


Sial, sekarang gw mesti ikut-ikutan ngomong politik...




si Jekawe ini sebenernya gak layak diadu dengan 2 orang dari satu almamater itu.

Yang satu pengusaha ambisius yg cremotan lumpur sampe menutupi wajahnya, bahkan boneka tediber yg seharusnya lutjuk malah terlihat menjijikan di dalam dekapannya.. #yiakkh..

Satunya lagi Jenderal gemblengan candradimuka versi OrBa, buat gw jelas-jelas mengerikan. Lo yg prnah jd saksi hidup pada tahun 98/99 pasti menyerap dinamika suasana saat itu. Gloomy, horor, distrust dan sebagainya dan sebagainya.. Seperti berjalan di lorong rumah sakit tanpa ujung saat tengah malam.. #Brrrr

Ambisius?

Siapa sih manusia yg gak ambisius di dunia ini?? elo? gw? gw gak ambisius? gw berambisi untuk gak ambisius..

Sayangnya ambisiusnya para alumnus universitas beringin ini sudah melampaui jauh terhadap cita-cita patriotik mereka terhadap negeri ini. Kebetulan sekali kekayaan mereka sungguh luar biasa (bukan biasa di luar) yg membuat mereka bisa melenggang membusungkan dada.

Sedang apa kalian?!

Rasa-rasanya butuh lebih dari 30 tahun lagi untuk memulai Pemilu baru jika salah satu dari alumni itu berhasil naik jadi RI-1. Do'a apa yg mesti kami panjatkan untuk mencegah itu terjadi. Sebegitu jahatkah tingkah mereka? atau malah sebegitu jahatnya do'a-do'a kami?

Ya, padahal masih lumayan banyak manusia Indonesia yg baik yg bisa menjalankan negri ini ke arah yg sebenar-benarnya baik. Kebetulan sekali kekayaan mereka jauh dari luar biasa, walau tak mampu melenggang dengan membusungkan dada namun mereka tetap sanggup menegakkan kepala berhadap-hadapan dengan lainnya.

Ada Pak Moch. Mahfud MD, manusia Indonesia yg pernah menjabat segala posisi politis di negeri ini dan saya percaya beliau belum pernah tersangkut kasus penyalah gunaan jabatan apapun a.k.a Mr. Clean.

Ada juga Mas Anis Baswedan Ph.D. "Anak muda" berdedikasi, meski ia jebolan kampus luar negeri jiwa nasionalisnya sangat kental kentara terlihat. yg menarik dan saya anggap luar biasa Relawan Turun Tangan nya _sampai hari ini_ mencapai angka 24ribu lebih relawan (berarti sukarela dan tanpa mengharap imbalan materi atau nego jabatan_red). Biasa di luar bukan?? #Eh..LuarBiasa..maksudnya#

Dan lain-lain...dan lain-lain....

Lalu...
Maksud gw, saat ini Jekawe jelas-jelas sedang di atas angin, naek daun, pecah, emmm apalagi yak? macam gitu lah... karna memang figurnya masih fresh dan nyaris belum tersandung satupun masalah yg dianggap krusial. Tapi ini pernah terjadi, proses yg sama seperti waktu jaman awal sibeye nyampres. Hasilnya, ya kerasa sendiri kan sekarang... Nah..! dari pemahaman itu kira-kira menurut eik sih yes, gatau kalu menurut mas anang... yg pantes menjadi saingan Nyampresnya Jekawe ya minimal 2 orang itu tadi. Baru akan ketahuan nanti pihak/mesin politik dari partai dan atau kelompok simpatisan Mas Jekawe ini akan tetap bermain cantik seperti sekarang ini atau malah sebaliknya, tawar menawar brutal seperti kebiasaan lama yg biasa.

Semua yang diatas ini jelas-jelas sekali subyektif, menurut periskop (karna gw berkacamata, jd gak mungkin pake kacamata lagi_red) yg gw punya. Gw gak ngajak ngedukung atau menghasut salah satu pihak. Kalaupun terbukti itu, gw gak ada niatan kok...sumpah..tapi jangan paksa gw sumpah pocong..bete gw sama hal-hal yg berbau pocong..mereka udah semakin alay, narsis, eksis..huuh...



Tangerang Selatan, Awal Mei 2014

P A N D U

Selasa, 25 Maret 2014

Anjing

Anjing umumnya jujur, cerdas, dan terus-terang. Ia adalah manusia yang tidak sombong, yang memiliki naluri kemanusiaan yang amat mendalam. Rasa kesetiaannya dan kecenderungannya untuk memprioritaskan persamaan hak dan memperjuangkan keadilan membuatnya sangat populer, terutama di kalangan kaum lemah. Watak dasarnya ramah, rendah hati, dan tidak terlalu menuntut, dan semua ini membuat Anjing mudah bergaul dengan orang lain. Ia selalu bersedia kompromi dan dapat dipercaya untuk mengerjakan tugas-tugas yang telah menjadi tanggung jawabnya.

Seperti juga kawannya yang manusiawi, Macan, maka Anjing juga jarang menunjukkan amarahnya secara pribadi kepada seseorang. Yang penting bagi Anjing adalah prinsip keadilan. Jika perbuatan Kamu sampai melukai hatinya, perbuatan itulah yang akan ditunjukkan oleh dia, tanpa diembel-embeli maksud tidak baik, tanpa dendam atau iri hati. Kalau semuanya sudah selesai ditumpahkan dan perbaikan yang layak sudah dikerjakan, maka dia bisa saja berdamai lagi dengan Kamu seolah tidak ada apa-apa.

Sekalipun dalam usia muda, anak Anjing sudah belajar untuk mencium mana orang yang baik dan mana orang yang jahat. Bahkan setiap warga Anjing, apakah dia sendiri mengakui atau tidak, cenderung membagi orang ke dalam dua kategori, yaitu “musuh” atau "teman", hitam atau putih. Baginya, tak ada warna kelabu atau campuran antara kedua warna itu. Namun, sekalipun Kamu berhasil memenangkan kepercayaannya, Anjing akan setia untuk selamanya.

Walaupun kekayaan, kekuasaan, dan kesuksesan mungkin sangat berarti bagi orang lain, hal-hal tersebut tidak berarti apa-apa bagi Anjing bila tanpa kekasih, teman, atau keluarga yang bisa ikut menikmatinya. Sangatlah beruntung orang yang kebetulan mempunyai teman bershio Anjing, sebab warga Anjing umumnya tidak tega mengabaikan suara teman memohon pertolongan.

Namun, adakalanya Anjing malah bisa melindungi kepentingan orang lain lebih daripada kepentingannya sendiri. Seperti binatang lambang shio ini, Anjing berpegang teguh pada orang yang dikasihinya, tak peduli betapa tidak bermutunya pun orang itu. Anjing yang setia lebih cenderung mempertahankan situasi yang sama tak peduli betapa tidak menyenangkannya daripada harus menghadapi sesuatu yang tidak dikenal dan harus mulai lagi dari nol. Dan seumpamanya dia terpaksa dengan hati yang berat untuk meninggalkan rumah, yaah, jangan salahkan dia. Tempat itu barangkali benar-benar menyedihkan baginya kalau dia sampai melakukan hal itu.

Tidak jarang Anjing sulit menyesuaikan diri terhadap perubahan. Meskipun penampilannya biasanya ramah dan riang, pada dasarnya dia adalah binatang yang pesimis. Situasi yang tidak terduga bisa membuatnya cemas tanpa sebab yang jelas. Oleh karena dia sering melihat sesuatu dari segi negatifnya, dia bisa mengundang kesulitan atau merusak kenikmatan yang sebenarnya dapat diperoleh dari hal itu. Kalau dia dapat belajar berpikir lebih positif, gangguannya biasanya sangat berkurang.

Secara umum, Anjing adalah manusia yang tidak materialistis dan tak menyenangi kemegahan. Kata-kata dan bahasa yang muluk-muluk malah mencurigakan baginya. Dia lebih suka pembicaraan maupun gaya hidup yang tidak dibuat-buat. Dan walaupun dia tidak begitu mempedulikan uang, namun umpamanya dia sedang membutuhkan, tak ada yang lebih lengkap sarananya untuk mendapatkan itu, selain dia. Sekalipun dia terlahir dalam keluarga pas-pasan, Anjing yang bermoral tinggi mampu meningkatkan statusnya dalam hidup atas upayanya sendiri tanpa berusaha menyembunyikan asal-usulnya.

Selasa, 25 Maret 2014